SEKILAS SEJARAH PUASA

Kapan Puasa Disyariatkan Bagi Umat Islam ?

Menurut Yusuf Al-Qardawi, kewajiban berpuasa bagi umat Islam ditetapkan dan diterapkan pada periode Madinah, sebagiamana umumnya ibadah lainnya. Puasa menurut Qardawi ditetapkan Nabi Muhammad saw sebagai ibadah wajib  pada tahun ke-2 Hijriah setelah arah kiblat diubah dari Masjidil Aqsha di Yerusalem ke Ka’bah, Baitullah Mekkah. Beberapa ulama lain berpendirian bahwa puasa ditetapkan kewajibannya pada tahun ke-3 Hijiriah.


Nabi Muhammad mensosialisasikan pensyariatan puasa dalam dua periode. Awalnya beliau memberi pilihan pada umatnya apakah ingin berpuasa atau membayar fidya, yaitu memberi makan fakir miskin dengan penekanan lebih pada pilihan berpuasa (afdhal). Periode ini kemudian beralih pada periode mengikat dan pasti. Pilihan pun dibatalkan, semua mukalaf yang mampu wajib berpuasa.

Arti Ramadhan dan Kedudukannya

Ramadhan jamaknya ramadhanat atau armidha, maknanya sangat terik atau yang panas karena terik matahari. Orang Arab dahulu ketika mengubah nama-nama bulan dari bahasa lama ke bahasa Arab, mereka menamakan bulan-bulan itu menurut masa yang dilalui (bulan itu). Maka kebetulan bulan Ramadhan masa itu berada dalam kondisi yang panas karena matahari bersinar dengan teriknya. Sebab itulah, bulan itu disebut dengan sebutan Ramadhan, melalui masa panas kerena sangat terik matahari.

Bulan Ramadhan adalah bulan satu-satunya yang disebut namanya dalam al-Qur’an. “Bulan ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an untuk menjadi petunjuk bagi umat dan bermacam-macam keterangan yang merupakan petunjuk dan perintah antara yang benar dengan yang batal” (QS. Al-Baqarah ayat 185)  

Allah memilih Ramadhan sebagai momen bagi-Nya untuk melimpahkan nikmat besar-Nya kepada para hamba-Nya, yaitu nikmat al-Qur’an. Al-Qur’an sendiri adalah kitab suci yang tidak ada bandingannya, yang mempunyai daya hidup untuk sepanjang masa selama layar bahtera  dunia berkembang, bahkan kemasa-masa sesudahnya. Al-Qur’an juga adalah tali pengikat bagi seluruh umat Islam di dunia ini.

Bulan Ramadhan adalah bulan Allah menurunkan ayat Al-Qur’an yang terakhir dan yang terawal. Di bulan Ramadhan pula risalah  kerasulan kepada nabi Muhammad saw diturunkan dan menugaskan beliau untuk bangkit dan menyampaikan risalah tauhid kepada umat manusia.

Peristiwa-peristiwa Di sekitar Ramadhan

Banyak peristiwa yang tercatat dalam sejarah yang telah terjadi di bulan Ramadhan antara lain
  1. Perang Badar al-Kubra. Kemenangan  pasukan muslimin dalam perang ini menunjukkan ketinggian kalimat tauhid di tanah Arab. Saat itu, pasukan musyrikin kalah telak yang menjadi bukti nyata kemenangan umat Islam. Peristiwa ini diyakini terjadi pada tanggal 17 Ramadhan dimana umat Islam juga merayakan sebagai hari Nuzulul Qur’an.
  2. Fathul Makkah. Nabi menaklukkan kota Mekkah dan merebutnya kembali dari kaum  musyrikin. Hari ini merupakan hari yang menjadi tanda berakhirnya penyembahan berhala di sisi Ka’bah.
  3. Pada bulan Ramadhan ditetapkan terdapat satu malam mulia yang lebih mulia dari seribu bulan yakni, malam Lailatul Qadar.
Sumber : Majalah Hidayah Penerbit PT. Variasari Malindo
Terima Kasih Sudah Membaca: SEKILAS SEJARAH PUASA

ARTIKEL TERKAIT:

Sebarkan dan Raih Amalan Shalih :
Posted by: Sajadah Muslim
Sajadah Muslim Updated at: 11:32
 
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Sajadah Muslim™ - Copyright © - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger