Ikuti Sunnah Rasul dan Jangan Melakukan Bi’dah

Sajadah Muslim ~ Bid’ah ada dua macam : duniawai dan keagamaan. Bid’ah duniawi ada dua macam yaitu : bid’ah yang negatif, seperti bioskop, Video dan sejenisnya yang dapat merusak akhlak dan membahayakan masyarakat. Bahaya tersebut terjadi akibat film-film yang ditampilkannya. Tapi ada bid’ah yang positif seperti: pesawat terbang, mobil, telepon dan lain sebagainya yang bermanfaat bagi masyarakat dan mempermudah urusannya.


Bid’ah dalam bidang agama, yaitu sesuatu yang tidak pernah ada pada zaman Rasulullah, dan para sahabat sesudahnya. Bid’ah ini dilakukan dalam ibadah dan agama. Bentuk bid’ah ini merupakan bentuk bid’ah yang ditolak oleh Islam dan dihukumkan dengan sesat.

Allah berfirman : “Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan oleh Allah.” (Q.S Asy Syuura ayat 21).

Rasulullah bersabda : “Barang siapa melakukan suatu amalan tanpa ada dasar perintahnya dari kami, maka amalannya itu tidak diterima.” (H.R. Muslim)

Rasulullah bersabda : “Waspadalah terhadap hal – hal yang baru, karena setiap hal yang baru itu bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat.” (H.R. Ahmad).

Rasulullah bersabda : “Sesungguhnya Allah menutup pintu taubat bagi setiap orang yang melakukan bid’ah sampai ia meninggalkannya.” (H.R. Thabrani dan yang lainnya).

Ibnu Umar, berkata : “Setiap bid’ah itu sesat, meskipun dianggap oleh manusia sebagai sauatu kebaikkan.”

Imam Malik rahimahullah pernah berkata : “Barang siapa yang mengadakan suatu bid’ah dalam Islam, lalu ia menganggapnya baik, maka berarti ia telah menuduh bahwa Muhammad, telah melakukan pengkhianatan terhadap risalah Allah, karena sesungguhnya Allah berfirman : “Pada hari ini telah Ku-sempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni’mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.” (Q.S. Al Ma’idah ayat 3).

Imam Syaf’I rahimahullah pernah berkata ; “Barang siapa yang melakukan istihsan berarti ia telah membuat syari’at, jika istihsan diperbolehkan dalam agama, tentu hal itu diperbolehkan juga bagi kaum ilmuwan yang tak beriman, dan diperbolehkan pula dilakukan dalam setiap masalah agama serta setiap orang dapat membuat syari’at baru bagi dirinya.”

Ghadhif rahimahullah pernah berkata: “Suatu bid’ah tidak akan muncul kecuali ditingalkannya sunnah.”

Hasan Basri rahimahullah pernah mengatakan : “Janganlah engkau bersahabat dengan ahli bid’ah, karena akan menyebabkan hatimu sakit.”

Huzaifah berkata : “Setiap ibadah yang tidak dilakukan oleh para sahabat Rasulullah, janganlah engkau lakukan.”              

Macam-Macam Bi’dah Dalam Agama

Bid’ah adalah setiap hal yang tidak mempunyai dasar dalam agama, seperti  :
  1. Upacara Maulid Nabi, Isra’ Mi’raj dan malam Nisfu Sya’aban
  2. Berdzikir dengan tarian, tepuk tangan dan tabuhan terbang. Begitu juga meninggikan suara dan mengganti nama-nama Allah, seperti dengan “Ah, Ih, Aah, Hua, Hia.’
  3. Mangadakan acara selamatan dan mengundang para kiyai untuk membaca Al-Qur’an setelah wafatnya seseorang dan lain sebagainya.
Sumber : Bimbingan Islam Untuk Pribadi Dan Masyarakat oleh Syeikh Muhammad Jamil zainu
Terima Kasih Sudah Membaca: Ikuti Sunnah Rasul dan Jangan Melakukan Bi’dah

ARTIKEL TERKAIT:

Sebarkan dan Raih Amalan Shalih :
Posted by: Sajadah Muslim
Sajadah Muslim Updated at: 19:06
 
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Sajadah Muslim™ - Copyright © - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger