Membahas Tentang Seputar Ilmu Agama Islam

Puasa Dan Al-Quran

Sajadah Muslim ~ Menjalani puasa itu adalah amalan yang luar biasa, terlebih di bulan suci Ramadhan ini. Akan tetapi seperti  orang yang ingin mendapatkan kesempurnaan kebaikan, ia tidak akan merasa cukup hanya dengan menjalani ibadah puasa semata, tanpa menyempurnakan dengan amalan-amalan yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad Saw.


Rasulallah bersabda: “Puasa dan Al-Qur’an itu akan memberikan syafaat kepada seorang hamba pada Hari Kiamat, Puasa berkata, “Ya Rabbku, aku telah mencegahnya dari makanan dan syahwat, maka jadikanlah aku sebagai pemberi syafaat untuknya.”

Al-Qur’an berkata, “Ya Rabbku, aku telah mencegahnya tidur pada malam hari, maka jadikanlah aku sebagai pemberi syafaat untuknya.” Beliau melanjutkan, “Keduanya pun lalu memberikan syafaat.” (HR. Ahmad).

Jadi, rugi kalau puasa tetapi tidak membaca Al-Qur’an, Al-Qur’an itu adalah wahyu, mukjizat akhir zaman, obat petunjuk dan penjelas dari setiap permasalahan hidup manusia, mulai dari soal kesucian hingga pemerintahan, dari masalah keluarga hingga negara dan seterusnya.

Ulama terdahulu sangat intens interaksinya dengan Al-Qur’an, terutama di bulan Ramadhan, jam pertemuannya dengan Al-Qur’an meningkat drastis.

Imam Qatadah (seorang ulama ahli tafsir di masa tabi’in) biasanya mengkhatamkan Al-Qur’an dalam tujuh hari. Namun jika datang bulan Ramadhan ia mengkhatamkannya setiap tiga hari, ketika datang sepuluh hari terakhir puasa ia mengkhatamkan setiap malamnya.

Hal seperti itu merupakan kezaliman di masa ulama terdahulu, seperti imam Qatadah, imam Syafi’i, dan Ibn Asakir, juga demikian. Ketika memasuki bulan Ramadhan semangatnya membaca Al-Qur’an meningkat drastis dan luar biasa.

Hikmah dan Solusi Untuk Yang Sibuk

Hikmah dari teladan di atas adalah bahwa puasa idealnya mampu menghadirkan injeksi energi yang luar biasa untuk seseorang semakin dekat kepada Allah, mencapai tujuan dari syariat puasa itu sendiri yakni bertaqwa kepada Allah.

Dan, jalan terbaik untuk bisa menjadi Muslim yang baik tentu saja melalui cara membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an.

Akan tetapi, bukanlah kita mengerti, tidak semua orang bisa meniru keteladanan para ulama yang sangat luar biasa itu? Benar, tetapi setidaknya interaksi dengan Al-Qur’an tetap kita upayakan untuk meningkat dibanding bulan-bulan diluar bulan Ramadhan.

Solusinya untuk dapat mencapai sempurnanya puasa  Ramadhan dengan senantiasa dekat dengan membaca Al-Qur’an, jika tak mampu duduk lama untuk membacanya hingga hatam, maka harus sering-sering mendatangi majelis ilmu terutama yang menjelaskan tafsir, tadabbur, atau pun kajian Al-Qur’an, dengan begitu, Insya Allah puasa Ramadhan akan semakin indah dan berkesan. Allahu a’lam.

Sumber: Majalah Mulia, Berbagi Kemuliaan Hidup

Labels: Puasa Zakat

Thanks for reading Puasa Dan Al-Quran. Please share...!

0 Comment for "Puasa Dan Al-Quran"

Back To Top