Membahas Tentang Seputar Ilmu Agama Islam

Menjadi Ibu Inspiratif

Sajadah Muslim ~ Dari Abu Hurairah dia berkata, Aku mendengar Rasulullah bersabda, “Wanita Quraisy adalah sebaik-baik wanita yang mengendarai seekor unta yang paling sayang kepada anak di usia kecilnya dan paling menjaga suaminya pada apa yang dimilikinya.” Shohiih Al- Bukhori 3434.


Setiap bulan Desember ada satu hari yang diperingati sebagai hari Ibu. Wanita-wanita dan para ibu inspiratif dengan berbagai keahlian ditampilkan dan diberi penghargaan.

Peringatan yang tidak ada salahnya diadakan dan tidak salah juga jika ditiadakan Mengapa? Karena menurut penulis, semua Ibu adalah wanita inspiratif bagi anak-anaknya. Rahim ibu yang menjadi tempat hidup janin hingga dilahirkan adalah magnet yang memiliki  daya tarik yang kuat bagi anak untuk berbakti dan menjadi limpahan inspirasi dalam bertindak.

Magnet kebaikan yang dimiliki seorang ibu tidak akan pernah melemah, bahkan anak yang durhaka sekalipun, jika diingatkan tentang ibunya ia akan tersentuh lalu menitikkan air mata, walau secara sembunyi-sembunyi.

Dan menjadi ibu inspiratif tidak harus menunggu hari tertentu untuk diperingati. Ibu adalah inspirasi sepanjang waktu bagi anak-anaknya.

Jika kita mendapat kebaikan dan manfaat dari peringatan hari ibu, sungguh Rasulullah telah memberikan kepada kita panduan untuk menjadi ibu inspiratif dan memberikan contoh benar yang dapat dilihat, terutama dimasa beliau. Dalam hadits di atas, beliau ingin agar kita para ibu, belajar dari wanita Quraisy, suku terbaik yang Allah swt utus darinya seorang Nabi dan Rasul terakhir yaitu Muhammad.

Ibnu Hajar Al-Asqolaniy berkata, tentang penjelasan hadits di atas dalam kitabnya ‘Fathul Bari’ Sabda beliau tentang wanita yang mengendarai unta, merupakan isyarat tentang Arab, karena mereka adalah orang-orang yang banyak  mengendarai unta. Dan sebagaimana yang diketahui bahwa Arab lebih baik dari yang lainnya secara mutlak dan umum, maka bisa diambil pelajaran darinya keutamaan wanita Quraisy secara mutlak di atas seluruh wanita.

Inspirasi kebaikan yang dapat kita ambil dari wanita Quraisy adalah :

Pertama, mereka adalah wanita yang baik agamanya. Hal ini dapat kita ketahui dari lafadz lain dari hadits di atas “Khoiru nisain rokibnal ibil sholihu nisai quraisyin” Abdul Abbas Al-Qurthubi berkata dalam ‘Thorhut Tatsrib fi Syarhit Taqrib,” yang dimaksud dengan sholih adalah baik agamanya.

Kedua, mereka adalah wanita yang kuat dan mandiri, kita dapat mengambil kesimpulan ini dari kalimat, “Yang mengendarai unta.” Walaupun wanita, mereka lihai mengendarai unta, yang ketika itu menjadi alat transportasi utama di jazirah Arab.

Ketiga, wanita Quraisy Rasulullah sebut sebagai wanita yang paling sayang terhadap anak kecil. Sifat ini adalah sumber kebaikan bagi anak ketika berada dalam masa tarbiyahnya bersama ibu. Sifat ini pula yang menjadi sebab bagi doa kebaikan yang anak lantunkan untuk kedua orang tuanya, “kamaa robbayaanii shoghiiroo” dan ketika kasih sayang ini diberikan sungguh mereka juga memberikan tarbiyah/pendidikan yang baik kepada anak-anak mereka.

Ke empat, Quraisy adalah wanita yang paling menjaga suaminya. Kata ‘ar aahu’  dapat kita terjemahkan dengan paling menjaga, paling perhatian. Mereka tidak saja perhatian pada diri suami mereka, tapi juga pandai menjaga dan mengelola harta yang diberikan suami kepada mereka.

Inspirasi kebaikan yang terucap dari lisan orang yang paling mulia akhlaknya adalah inspirasi termahal yang harus kita jadikan target kebaikan untuk diri-diri kita.

Kemudian wanita Muslimah dan juga para ibu adalah kemuliaan yan tidak dapat dibantah, apalagi jika kemulaiaan tersebut hasil dari ‘ittiba’ Rasulullah Muhammad. Wallahu a’lam.


Labels: Seputar-Islam

Thanks for reading Menjadi Ibu Inspiratif. Please share...!

0 Comment for "Menjadi Ibu Inspiratif"

Back To Top