Pertanyaan Malaikat Munkar dan Nakir

Sajadah Muslim ~ Di dalam sebuah hadits telah disebutkan, bahwa ketika mayat telah diletakkan di dalam kubur, maka datanglah dua malaikat yang warnanya hitam pekat, kedua matanya melotot, suaranya yang keras bagaikan halilintar, pandangan matanya bagaikan kilat yang menyambar-nyambar dan kedua malaikat itu mampu merobek bumi dengan kuku-kuku jarinya yang sangat tajam.


Lalu kedua malaikat itu datang dari arah kepala si mayat, maka shalat menyaksikan seraya berkata: “Kalian  berdua jangan datang dari arahku ini, karena mayat ini telah melakukan semua shalat, baik pada waktu malam atau siang, karena rasa takut dan khawatirnya dari tempat ini.”

Kemudian kedua malakikat itu datang dari arah kaki si mayat, maka kaki tersebut berkata: “Kalian berdua jangan datang dari arahku ini karena sesungguhnhya mayat ini telah mempergunakan aku untuk berjalan ke shalat berjamaah, karena rasa takut dan khawatirnya  dari tempat ini.”

Selanjutnya kedua malaikat itu datang dari arah kirinya si mayat, maka puasa menyaksikan seraya berkata: “Kalian berdua janganlah datang dari arahku ini, karena sesungguhnya arah ini sering ia pergunakan untuk menahan lapar dan haus, karena rasa takut dan khawatirnya dari tempat ini.”

Setelah itu mayat tersebut terbangun sebagaimana terbangunnya seorang dari tidurnya, seraya berkata: “Apa yang kalian berdua inginkan dariku?” Kedua malaikat itupun menjawab: “Aku menginginkan ketauhidanmu terhadap Allah. Maka mayat itu menjawab dengan kalimat di bawah ini :

Artinya : “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah.”

Kemudian kedua malaikat itu bertanya lagi : “Apa yang kamu katakan tentang kebenaran Muhammad?” Maka mayat itu menjawab dengan kalimat di bawah ini: “Dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu adalah utusan (rasul) Allah.”

Lalu kedua malaikat tersebut berkata kepada mayat: “Kamu hidup dalam beriman dan kamu mati pun dalam keadaan beriman.”

Adapun hikmah yang terdapat pada pertanyaan malaikat Munkar dan Nakir adalah merupakan bukti penghinaan malaikat terhadap anak cucu Adam as sewaktu para malaikat bertanya kepada Allah swt. Dan pertanyaan itu sebagaimana yang telah disebutkan di dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 30.

Artinya : “Mereka berkata : “Mengapa Engkau (Allah) hendak menjadikan (Khalifah) di bumi itu orang yang membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?”

Pertanyaan tersebut  keluar  ketika para malaikat, Allah swt berfirman : “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Kemudian Allah swt menyangkal atas perkataan para malaikat, dalam hal ini Allah swt berfirman : “Sesungguhnya  Aku lebih mengetahui apa yang  tidak kamu ketahui.”

Kedua malaikat  itu kemudian diperintahkan oleh Allah swt untuk masuk ke kubur  orang mukmin dan bertanya kepada mayat dengan pertanyaan ”Siapa Tuhan-Mu? Siapa Nabi-Mu? Apa Agama-Mu?

Kemudian Allah Swt juga memerintahkan kepada kedua malaikat itu untuk mengadakan persaksian di hadapan para malaikat tentang apa yang telah di dengar dari jawaban orang mukmin tersebut. Karena dalam persaksian sedikit-sedikitnya ada dua.

Lalu Allah Swt berfirman: “Wahai malaikat-malaikat-Ku telah kalian cabut ruhnya seorang mukmin dan Aku tinggalkan hartanya untuk orang lain, budak-budaknya untuk orang lain dan barang-barangnya juga untuk orang lain. kemudian kalian tanya dalam perut bumi, maka tidaklah rela hamba itu terkecuali kerelaan dari Aku. Kemudian hamba itu  berkata: “Allah Tuhan-Ku, Muhammad Nabi-Ku  Islam agama-Ku” Apakah kamu tidak mengetahui.”

Oleh Abu Khalid, MA
Terima Kasih Sudah Membaca: Pertanyaan Malaikat Munkar dan Nakir

ARTIKEL TERKAIT:

Sebarkan dan Raih Amalan Shalih :
Posted by: Sajadah Muslim
Sajadah Muslim Updated at: 20:32
 
Comments
0 Comments

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Sajadah Muslim™ - Copyright © - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger