Membahas Tentang Seputar Ilmu Agama Islam

Tata Cara Sholat Tahiyatul Masjid, Niat, Bacaan, dan Keutamaannya

Sholat Tahiyatul Masjid adalah sholat sunnah yang dikerjakan ketika seorang Muslim memasuki masjid sebelum duduk. Ibadah ini merupakan bentuk penghormatan kepada masjid sebagai tempat beribadah kepada Allah SWT.

Tata cara sholat Tahiyatul Masjid 2 rakaat, niat, bacaan, dan keutamaannya

Lalu, bagaimana tata cara sholat Tahiyatul Masjid yang benar? Apa bacaan niatnya, berapa rakaat, dan kapan waktu pelaksanaannya? Simak penjelasan lengkap berikut ini.

Pengertian Sholat Tahiyatul Masjid

Sholat Tahiyatul Masjid adalah sholat sunnah yang dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap masjid. Secara bahasa, tahiyatul masjid berarti penghormatan kepada masjid.

Anjuran melaksanakan sholat ini berdasarkan hadis Rasulullah SAW:

“Jika salah seorang di antara kalian masuk masjid, maka janganlah ia duduk hingga ia mengerjakan sholat dua rakaat.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadis tersebut menjadi dasar disyariatkannya sholat Tahiyatul Masjid bagi orang yang memasuki masjid dan hendak duduk di dalamnya.

Hukum Sholat Tahiyatul Masjid

Hukum sholat Tahiyatul Masjid adalah sunnah. Sholat ini dianjurkan bagi umat Islam yang memasuki masjid sebelum duduk, selama tidak terdapat halangan syar'i.

Sholat Tahiyatul Masjid umumnya dikerjakan sebanyak dua rakaat. Jika seseorang masuk masjid ketika sholat berjamaah telah dimulai, ia dianjurkan langsung bergabung dengan imam. Sholat fardu yang dikerjakan tersebut dapat mencukupi maksud Tahiyatul Masjid.

Niat Sholat Tahiyatul Masjid

Niat pada dasarnya berada di dalam hati, yaitu keinginan untuk melaksanakan sholat sunnah Tahiyatul Masjid karena Allah SWT. Melafalkan niat bukan merupakan syarat sah sholat.

Berikut contoh lafaz niat yang biasa digunakan:

Arab:

أُصَلِّي سُنَّةَ تَحِيَّةِ الْمَسْجِدِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Ushalli sunnata tahiyyatil masjidi rak'ataini lillahi ta'ala.

Artinya:

“Aku berniat sholat sunnah Tahiyatul Masjid dua rakaat karena Allah Ta'ala.”

Catatan: Lafaz tersebut merupakan contoh untuk membantu menghadirkan niat. Niat di dalam hati sudah mencukupi.

Tata Cara Sholat Tahiyatul Masjid 2 Rakaat

Tata cara sholat Tahiyatul Masjid pada dasarnya sama seperti sholat sunnah dua rakaat lainnya. Berikut langkah-langkahnya.

1. Masuk Masjid dengan Mendahulukan Kaki Kanan

Ketika memasuki masjid, dianjurkan mendahulukan kaki kanan dan membaca doa masuk masjid.

Bacaan doa masuk masjid:

اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ

Latin:

Allahummaftah li abwaba rahmatik.

Artinya:

“Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu.” (HR. Muslim).

Setelah masuk, apabila tidak ada halangan, segera kerjakan sholat Tahiyatul Masjid sebelum duduk.

2. Membaca Niat Sholat Tahiyatul Masjid

Niatkan di dalam hati untuk melaksanakan sholat sunnah Tahiyatul Masjid dua rakaat karena Allah SWT.

Tidak ada keharusan mengucapkan niat dengan suara keras. Yang terpenting adalah kesengajaan hati untuk melaksanakan ibadah tersebut.

3. Takbiratul Ihram

Berdirilah menghadap kiblat, kemudian lakukan takbiratul ihram dengan mengucapkan:

Allahu Akbar

Setelah itu, letakkan tangan sesuai tuntunan sholat yang biasa diamalkan dan lanjutkan dengan bacaan iftitah jika dikehendaki.

4. Membaca Surah Al-Fatihah dan Surah Pendek

Pada rakaat pertama, bacalah Surah Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan dengan surah atau ayat Al-Qur'an yang mudah dihafal.

Tidak ada surah tertentu yang wajib dibaca khusus untuk sholat Tahiyatul Masjid.

5. Rukuk dan Iktidal

Setelah membaca surah, lakukan rukuk dengan tenang dan membaca bacaan rukuk. Kemudian bangkit untuk iktidal sambil membaca:

Sami'allahu liman hamidah.

Dilanjutkan dengan:

Rabbana wa lakal hamd.

6. Sujud Pertama dan Duduk di Antara Dua Sujud

Lakukan sujud pertama dengan tuma'ninah, kemudian duduk di antara dua sujud dan membaca doa yang biasa diamalkan.

Setelah itu, lakukan sujud kedua dengan tenang.

7. Berdiri untuk Rakaat Kedua

Bangkit dari sujud kedua untuk melaksanakan rakaat kedua. Bacalah Surah Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan dengan surah atau ayat Al-Qur'an.

Selanjutnya, lakukan rukuk, iktidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua sebagaimana pada rakaat pertama.

8. Tasyahud Akhir

Setelah sujud kedua pada rakaat kedua, duduklah untuk membaca tasyahud akhir beserta shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

9. Salam

Akhiri sholat dengan mengucapkan salam sambil menoleh ke kanan, kemudian ke kiri sesuai tuntunan sholat.

Dengan demikian, selesai sudah pelaksanaan sholat sunnah Tahiyatul Masjid dua rakaat.

Kapan Waktu Sholat Tahiyatul Masjid?

Sholat Tahiyatul Masjid dikerjakan ketika seseorang memasuki masjid sebelum duduk. Karena itu, sholat ini berkaitan dengan masuknya seseorang ke masjid, bukan dengan waktu tertentu pada pagi atau malam hari.

Namun, terdapat pembahasan fikih mengenai pelaksanaan sholat sunnah pada waktu-waktu yang dilarang atau dimakruhkan untuk sholat. Ketentuan tersebut dapat berbeda menurut mazhab dan keadaan. Karena itu, ikutilah tuntunan fikih yang dipercaya.

Jika iqamah telah dikumandangkan dan sholat fardu berjamaah akan dimulai, jangan memulai sholat Tahiyatul Masjid secara terpisah. Segeralah bergabung dengan imam.

Apakah Sholat Tahiyatul Masjid Harus Dua Rakaat?

Sholat Tahiyatul Masjid lazimnya dikerjakan dua rakaat. Namun, tujuan penghormatan kepada masjid juga dapat tercapai dengan sholat fardu atau sholat sunnah lain yang dikerjakan setelah memasuki masjid, sebelum duduk, menurut penjelasan para ulama.

Sebagai contoh, seseorang yang masuk masjid ketika waktu sholat Zuhur telah tiba dan langsung mengerjakan sholat sunnah qabliyah Zuhur dapat memperoleh keutamaan Tahiyatul Masjid melalui sholat tersebut.

Keutamaan Sholat Tahiyatul Masjid

Berikut beberapa keutamaan sholat Tahiyatul Masjid:

  1. Mengamalkan sunnah Rasulullah SAW. Sholat ini merupakan ibadah yang dianjurkan ketika memasuki masjid.
  2. Menghormati masjid. Ibadah ini menjadi bentuk penghormatan terhadap rumah Allah dan tempat beribadah umat Islam.
  3. Menambah amal ibadah. Melaksanakan sholat sunnah dapat menjadi kesempatan untuk memperbanyak amal saleh.
  4. Membiasakan diri beribadah. Kebiasaan mengerjakan sholat sunnah membantu menumbuhkan kedisiplinan dan kecintaan terhadap ibadah.

Keutamaan tersebut hendaknya menjadi motivasi untuk beribadah dengan ikhlas dan mengikuti tuntunan Rasulullah SAW.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Sholat Tahiyatul Masjid

Ada beberapa hal penting dalam pelaksanaan sholat Tahiyatul Masjid:

  • Dikerjakan sebelum duduk ketika memasuki masjid.
  • Umumnya dilakukan sebanyak dua rakaat.
  • Tidak ada surah khusus yang wajib dibaca setelah Al-Fatihah.
  • Niat cukup di dalam hati.
  • Jika sholat berjamaah fardu telah dimulai, segera ikuti imam.
  • Jika sudah duduk sebelum mengerjakannya, jangan menganggap ibadah lain menjadi tidak sah. Anda dapat memperhatikan tuntunan ulama mengenai keadaan tersebut.

FAQ Seputar Sholat Tahiyatul Masjid

Apakah sholat Tahiyatul Masjid wajib?

Tidak. Sholat Tahiyatul Masjid merupakan sholat sunnah yang dianjurkan ketika memasuki masjid sebelum duduk.

Berapa rakaat sholat Tahiyatul Masjid?

Sholat Tahiyatul Masjid umumnya dikerjakan sebanyak dua rakaat.

Apakah niat sholat Tahiyatul Masjid harus dilafalkan?

Tidak harus. Niat berada di dalam hati. Lafaz niat yang beredar di masyarakat dapat digunakan sebagai bantuan untuk menghadirkan niat, bukan sebagai syarat sah sholat.

Apakah sholat Tahiyatul Masjid boleh dilakukan setelah duduk?

Anjuran utamanya adalah mengerjakannya sebelum duduk. Jika seseorang telanjur duduk, terdapat perincian pendapat ulama mengenai pelaksanaannya. Sebaiknya ikuti penjelasan ulama atau mazhab yang menjadi pegangan.

Bagaimana jika masuk masjid ketika iqamah dikumandangkan?

Jika sholat fardu berjamaah telah dimulai, langsung bergabung dengan imam. Sholat fardu tersebut mencukupi maksud Tahiyatul Masjid.

Apakah perempuan juga dianjurkan sholat Tahiyatul Masjid?

Pada dasarnya, anjuran ini berlaku bagi laki-laki dan perempuan yang memasuki masjid, dengan memperhatikan ketentuan syariat dan keadaan masing-masing.

Kesimpulan

Sholat Tahiyatul Masjid adalah sholat sunnah dua rakaat yang dianjurkan ketika seorang Muslim memasuki masjid sebelum duduk. Tata caranya sama seperti sholat sunnah dua rakaat pada umumnya, mulai dari niat, takbiratul ihram, membaca Al-Fatihah, rukuk, sujud, tasyahud akhir, hingga salam.

Dengan memahami tata cara sholat Tahiyatul Masjid, diharapkan kita dapat membiasakan diri mengamalkan sunnah Rasulullah SAW dan memuliakan masjid sebagai tempat beribadah kepada Allah SWT.

Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah pemahaman kita tentang tata cara sholat sunnah dalam Islam.

Labels: Shalat

Thanks for reading Tata Cara Sholat Tahiyatul Masjid, Niat, Bacaan, dan Keutamaannya. Please share...!

0 Comment for "Tata Cara Sholat Tahiyatul Masjid, Niat, Bacaan, dan Keutamaannya"

Back To Top