Doa meminta turun hujan merupakan salah satu doa yang dapat dipanjatkan umat Islam ketika musim kemarau berlangsung panjang dan hujan tidak kunjung turun. Dalam Islam, hujan merupakan rahmat Allah SWT yang sangat penting bagi kehidupan manusia, hewan, tumbuhan, dan seluruh makhluk hidup.
![]() |
| 7 Doa Meminta Turun Hujan dalam Islam |
Ketika terjadi kekeringan, umat Islam dianjurkan untuk berdoa, memperbanyak istigfar, bertobat, dan memohon pertolongan kepada Allah SWT. Salah satu ikhtiar yang dapat dilakukan bersama masyarakat adalah melaksanakan salat istisqa, yaitu salat sunah untuk memohon turunnya hujan.
Lantas, apa saja doa meminta hujan yang dapat diamalkan? Berikut kumpulan doa meminta turun hujan dalam Islam, lengkap dengan tulisan Arab, latin, arti, serta amalan yang dianjurkan saat musim kemarau.
Doa Meminta Turun Hujan yang Diajarkan Rasulullah SAW
Salah satu doa memohon hujan yang diriwayatkan dalam hadis sahih adalah doa yang dipanjatkan Rasulullah SAW ketika meminta hujan kepada Allah SWT.
Bacaan Arab:
اللَّهُمَّ أَغِثْنَا، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا
Bacaan latin:
Allahumma aghitsna, Allahumma aghitsna, Allahumma aghitsna.
Artinya:
“Ya Allah, turunkanlah hujan pertolongan kepada kami. Ya Allah, turunkanlah hujan pertolongan kepada kami. Ya Allah, turunkanlah hujan pertolongan kepada kami.”
Doa ini dapat dibaca ketika masyarakat mengalami kekeringan atau membutuhkan hujan. Bacalah dengan penuh keikhlasan dan harapan agar Allah SWT memberikan pertolongan serta mencukupkan kebutuhan air bagi seluruh makhluk-Nya.
Doa ini diriwayatkan dalam hadis sahih tentang istisqa, di antaranya dalam Sahih al-Bukhari.
Doa Memohon Hujan yang Bermanfaat
Selain memohon agar hujan turun, umat Islam juga dianjurkan memohon agar hujan membawa manfaat dan keberkahan.
Berikut doa yang diajarkan Rasulullah SAW ketika melihat hujan turun.
Bacaan Arab:
اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا
Bacaan latin:
Allahumma shayyiban naafi'an.
Artinya:
“Ya Allah, turunkanlah hujan yang bermanfaat.”
Doa ini diriwayatkan dalam hadis sahih dan secara khusus dibaca ketika hujan turun. Ketika hujan belum turun, umat Islam dapat membaca doa memohon hujan, seperti Allahumma aghitsna, sambil berharap agar hujan yang nantinya turun membawa manfaat bagi kehidupan.
Doa Meminta Hujan dan Rahmat Allah SWT
Umat Islam juga boleh memanjatkan doa dengan bahasa sendiri untuk meminta hujan dan rahmat Allah SWT.
Berikut contoh doa dalam bahasa Arab.
Bacaan Arab:
اللَّهُمَّ اسْقِنَا الْغَيْثَ، وَارْحَمْنَا بِرَحْمَتِكَ، وَاجْعَلْهُ غَيْثًا نَافِعًا مُبَارَكًا
Bacaan latin:
Allahummasqinal-ghaitsa, warhamna birahmatika, waj'alhu ghaithan naafi'an mubaarakan.
Artinya:
“Ya Allah, berilah kami hujan, rahmatilah kami dengan rahmat-Mu, dan jadikanlah hujan itu sebagai hujan yang bermanfaat dan penuh berkah.”
Perlu diketahui bahwa bacaan di atas merupakan contoh susunan doa, bukan kutipan hadis yang secara khusus dinisbatkan kepada Rasulullah SAW.
Doa ini dapat dijadikan salah satu bentuk permohonan kepada Allah agar memberikan air yang cukup, menyuburkan tanah, dan menjauhkan masyarakat dari kesulitan akibat kekeringan.
Doa Istisqa untuk Memohon Turunnya Hujan
Doa istisqa adalah doa memohon hujan kepada Allah SWT ketika terjadi kekeringan atau kebutuhan air yang mendesak. Permohonan ini dapat dilakukan secara pribadi maupun melalui salat istisqa berjemaah.
Salah satu doa yang dapat dipanjatkan adalah:
Bacaan Arab:
اللَّهُمَّ أَغِثْنَا غَيْثًا نَافِعًا
Bacaan latin:
Allahumma aghitsna ghaithan naafi'an.
Artinya:
“Ya Allah, berilah kami hujan yang membawa manfaat.”
Bacaan ini merupakan doa singkat dengan makna yang baik. Untuk menjaga ketepatan sumber, susunan tersebut tidak perlu dianggap sebagai kutipan hadis tertentu tanpa rujukan yang jelas.
Ketika musim kemarau berlangsung panjang, umat Islam dapat memperbanyak doa, memohon ampun kepada Allah SWT, serta mengikuti pelaksanaan salat istisqa sesuai tuntunan agama.
Doa Istigfar agar Mendapat Rahmat dan Pertolongan Allah
Salah satu amalan yang dianjurkan ketika menghadapi kesulitan adalah memperbanyak istigfar atau memohon ampun kepada Allah SWT.
Dalam Surah Nuh ayat 10–12, terdapat penjelasan tentang ajakan Nabi Nuh AS kepada kaumnya untuk memohon ampun kepada Allah. Ayat tersebut juga menyebutkan turunnya hujan yang melimpah sebagai salah satu karunia Allah.
Berikut bacaan istigfar yang dapat diamalkan sehari-hari.
Bacaan Arab:
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Bacaan latin:
Astaghfirullaahal-'azhiim wa atuubu ilaih.
Artinya:
“Aku memohon ampun kepada Allah Yang Mahaagung dan bertobat kepada-Nya.”
Istigfar dapat dibaca kapan saja, termasuk ketika musim kemarau. Namun, tidak ada jumlah bacaan tertentu yang dapat dijamin secara khusus akan menyebabkan hujan turun.
Doa Meminta Hujan dalam Bahasa Indonesia
Selain menggunakan bahasa Arab, umat Islam juga dapat berdoa menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa lain yang dipahami.
Berikut contoh doa memohon hujan yang dapat dibaca saat terjadi kekeringan.
“Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, limpahkanlah rahmat-Mu kepada kami. Turunkanlah hujan yang bermanfaat dan penuh berkah. Suburkanlah tanah kami, cukupkanlah kebutuhan air bagi manusia, hewan, dan tumbuhan, serta jauhkanlah kami dari kekeringan yang berkepanjangan.
Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami, bimbinglah kami agar senantiasa bersyukur atas nikmat-Mu, dan berikanlah pertolongan kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan air. Amin ya Rabbal 'alamin.”
Doa tersebut merupakan contoh doa dalam bahasa Indonesia, bukan bacaan khusus yang diriwayatkan dari Rasulullah SAW. Umat Islam dapat memanjatkan doa dengan kata-kata sendiri selama isinya baik dan tidak bertentangan dengan ajaran Islam.
Amalan yang Dianjurkan agar Memohon Hujan
Selain membaca doa meminta turun hujan, terdapat beberapa amalan yang dapat dilakukan ketika musim kemarau berlangsung panjang.
Memperbanyak istigfar dan bertobat
Memohon ampun kepada Allah merupakan amalan yang dianjurkan dalam Al-Qur'an. Umat Islam dapat memperbanyak istigfar sebagai bentuk penghambaan dan upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Melaksanakan salat istisqa
Salat istisqa adalah salat sunah yang dilakukan untuk memohon hujan. Pelaksanaannya dapat dilakukan secara berjemaah sesuai tuntunan fikih dan arahan ulama setempat.
Bersedekah dan membantu sesama
Membantu masyarakat yang kesulitan memperoleh air bersih merupakan perbuatan terpuji. Sedekah juga menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya warga yang terdampak kekeringan.
Menjaga sumber air dan lingkungan
Selain berdoa, masyarakat perlu melakukan ikhtiar nyata, seperti menghemat penggunaan air, memperbaiki kebocoran, menjaga sumber mata air, dan menampung air hujan ketika tersedia.
Doa dan ikhtiar sebaiknya dilakukan secara beriringan agar masyarakat dapat menghadapi musim kemarau dengan lebih baik.
Kapan Waktu yang Baik untuk Berdoa Meminta Hujan?
Pada dasarnya, umat Islam dapat berdoa meminta hujan kapan saja. Doa juga dapat dipanjatkan pada waktu-waktu yang baik untuk berdoa, seperti ketika sujud dalam salat dan pada sepertiga malam terakhir.
Jika kekeringan meluas dan masyarakat membutuhkan hujan, pelaksanaan salat istisqa dapat menjadi salah satu ikhtiar ibadah bersama. Masyarakat dapat berkoordinasi dengan pengurus masjid, tokoh agama, atau pemerintah setempat.
Hal terpenting adalah memanjatkan doa dengan ikhlas, tetap berusaha, dan tidak menganggap doa tertentu sebagai jaminan bahwa hujan akan turun pada waktu yang telah ditentukan.
Kesimpulan
Doa meminta turun hujan merupakan salah satu bentuk ikhtiar umat Islam untuk memohon rahmat dan pertolongan Allah SWT ketika menghadapi musim kemarau. Salah satu doa yang diriwayatkan dari Rasulullah SAW adalah Allahumma aghitsna, yang berarti memohon hujan pertolongan kepada Allah.
Selain berdoa, umat Islam dianjurkan memperbanyak istigfar, melaksanakan salat istisqa, bersedekah, serta membantu masyarakat yang mengalami kekeringan.
Semoga Allah SWT menurunkan hujan yang bermanfaat, melimpahkan keberkahan kepada bumi, mencukupkan kebutuhan air seluruh makhluk hidup, dan melindungi kita dari bahaya kekeringan. Amin ya Rabbal 'alamin.
Thanks for reading 7 Doa Meminta Turun Hujan dalam Islam, Lengkap dengan Arab, Latin dan Artinya. Please share...!

0 Comment for "7 Doa Meminta Turun Hujan dalam Islam, Lengkap dengan Arab, Latin dan Artinya"